AMBON, MalukuTerkini.com – Tim Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pattimura (Unpatti) menyambangi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) guna mempelajari pengelolaan program internasional.
Studi banding yang dilakukan Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FK Unpatti Yuniasih MJ Taihuttu SSi MSc; didampingi dr Halidah Rahawarin SpPA MKes; dr Karina Jesslyn Sung MBiomedHLthSc (Tim Internasional FK Unpatti); Grace Latuheru SSi. dan Fitria Adam AMd (staf keuangan); serta Given Erly Nice Leiwakabessy SIKom (Tim Layanan dan Informasi Publik FK).
Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum FK Unpatti Yuniasih MJ Taihuttu SSi MSc saat pertemuan tersebut menjelaskan Studi banding ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan keuangan, khususnya melalui pembelajaran langsung terkait pengelolaan program internasional.
“Hal ini mencakup sistem layanan akademik, mekanisme operasional, hingga penetapan tarif program,” jelasnya.

FK Unpatti, katanya, memiliki visi menjadi pusat unggulan kedokteran kepulauan. Dalam upaya mewujudkan internasionalisasi, FK Unpatti mengembangkan program International Student Placement yang menawarkan pengalaman klinis dan komunitas di wilayah pesisir dan kepulauan.
“Salah satu aspek penting dalam pengelolaan program ini adalah penentuan tarif (pricing strategy) yang kompetitif, namun tetap mampu mencerminkan biaya operasional, kualitas layanan medis, serta standar akreditasi internasional. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan struktur tarif yang akuntabel, kompetitif, dan mampu menutupi tingginya biaya logistik di wilayah kepulauan,” katanya.

Pemilihan FK-KMK UGM, sebagai lokasi studi banding menurutnya didasarkan pada keunggulan institusi tersebut dalam tata kelola dan adaptasi program di lapangan.
“Sebagai pionir kelas internasional, UGM merupakan salah satu perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mengelola International Undergraduate Program (IUP) secara sistematis,” ungkapnya.
Dijelaskan, UGM juga memiliki struktur organisasi khusus untuk urusan internasional yang telah mapan.
“Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), UGM memiliki fleksibilitas dalam menentukan tarif layanan akademik internasional melalui Peraturan Rektor, sehingga menjadi referensi penting bagi FK Unpatti dalam menyusun kebijakan tarif yang mandiri dan akuntabel,” jelasnya.
FK-KMK UGM juga aktif dalam berbagai kegiatan internasional, seperti guest lecturer, kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, student mobility, hingga program joint atau double degree bagi tenaga pendidik. Selain itu, FK-KMK UGM menjalin kerja sama dengan berbagai universitas luar negeri dalam pengembangan sumber daya manusia, termasuk menjadikan universitas mitra sebagai tujuan studi lanjut bagi tenaga pendidik.
Berbagai peluang tersebut dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi dan jejaring internasional yang dimiliki tenaga pendidik. FK-KMK UGM juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, seperti beasiswa, dana pengembangan penelitian, serta upaya penghimpunan dana dari mitra untuk mendukung keberlanjutan program internasionalisasi.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr Ahmad Hamim Sadewa PhD dalam sambutannya mengaku kerja sama antara FK-KMK UGM dan FK Unpatti telah terjalin dalam waktu yang cukup panjang.
Ia mengaku pada tahun 2023, FK-KMK UGM juga telah melakukan roadshow promosi program pascasarjana di Unpatti.
“Bahkan kedua institusi ini sudah bekerja sama terkait Summer Course, tentunya kunjungan kali ini kita bisa mendiskusikan banyak hal terkait program internasional. Harapannya bisa saling berkolaborasi kembali untuk kegiatan seperti Summer Course dan yang lainnya.,” ungkapnya.
Dalam sesi pemaparan, FK-KMK UGM memberikan penjelasan mengenai implementasi program internasional.
Ahmad Hamim Sadewa memaparkan mekanisme serta alur penyelenggaraan program internasional yang mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Kedokteran Prof dr. Eggi Arguni MSc PhD SpA(K) menjelaskan sistem pembelajaran dan layanan akademik bagi mahasiswa internasional, termasuk metode pengajaran dan dukungan akademik yang diberikan.
Pemaparan juga dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan SDM, yang menjelaskan aspek pengelolaan keuangan dalam program internasional.
Diskusi kemudian berkembang pada implementasi program yang melibatkan kemahasiswaan, sehingga memberikan gambaran menyeluruh mengenai tata kelola program internasional di FK-KMK UGM. (MT-01)



Tinggalkan Balasan